Tim Sepakbola Lapas Banyuasin Raih Juara 1 Turnamen Mini Soccer di Muara Enim

bola juara1

Tim sepak bola Trabas FC Lapas Kelas IIA Banyuasin Kemenkumham Sumsel berhasil meraih Juara 1 pada Turnamen Mini Soccer Kanwil Kemenkumham Sumsel dalam rangka Hari Dharma Karyadika ke - 77, Jumat (29/07/2022).

Tim sepak bola Lapas Kelas IIA Banyuasin sendiri mengirim 15 orang yang terdiri dari, 12 Pemain dan 3 official. Turnamen tersebut digelar di Lapangan Rafertha Minisoccer, Muara Enim. 

Turnamen ini diselenggarakan oleh pihak Lapas Kelas IIB Muara Enim sebagai tuan rumah, dengan 19 klub yang berasal dari Unit Pelaksana Teknik Kanwil Kemenkumham Sumsel.

Tim dari Lapas Banyuasin tampil superior. Hal ini dibuktikan dengan seluruh pertandingan yang berhasil disapu bersih dengan kemenangan, tanpa satu kalipun kekalahan. 

Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Ronaldo Devinci Talesa mengapresiasi atas kegigihan dari Tim nya yang mampu bermain sangat baik, dari awal laga hingga ke final. Dari awal sudah ditekankan untuk bermain secara baik dan tetap mengutamakan fair play.

“menang kalah dalam turnamen ini tidak terlalu penting, yang penting adalah bermain dengan sportif, karena dengan adanya kegiatan ini yang mempertemukan seluruh UPT Kanwil Kemenkumham dapat membangun sinergi dan harmonisasi antar pegawai,” ungkapnya.

Manajer tim Lapas Banyuasin Hendri Septian menjelaskan, di babak penyisihan, Lapas Banyuasin dapat melaju dengan mudah usai mengalahkan Rutan Palembang dengan skor 7-0. Kemudian di babak 16 besar, Lapas Banyuasin bertemu dengan Kantor Imigrasi Palembang dan menang dengan skor 11-0. Lalu di perdelapan final, Lapas Pagaralam yang juga lolos bertemu dengan Lapas Banyuasin. Lagi - lagi, kemenangan masih berpihak pada Lapas Banyuasin dengan skor 8-0. Di semi final, Lapas Banyuasin melawan Lapas Kelas I Palembang dan kembali menang dengan skor 4-2. Terakhir di final, Lapas Banyuasin mendapat perlawanan yang sangat sengit dari Lapas Muara Enim, namun Lapas Banyuasin berhasil mengimbangi dan unggul 3-1 hingga akhir pertandingan.

“Pada turnamen kali ini, strategi permainan kita adalah menyerang. Presssing yang ketat dilakukan di pertandingan dari menit awal sampai akhir, sehingga total gol yang dilesakan tim Lapas Banyuasin sangat banyak,” ungkapnya.

Selain itu juga, salah satu pemain dari Lapas Banyuasin Hermariantito Al -Dzikri juga mendapat gelar Top Skor setelah mampu melesakan 13 gol ke gawang lawan.

bolajuara1


Cetak   E-mail