Bangun Zona Integritas, Tim ZI Lapas Banyuasin Studi Tiru di Dua UPT Kumham Jabar

Berita Utama Dilihat: 1687
IMG 20220525 WA0011
Tim Pembangunan Zona Integritas (ZI) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin Kemenkumham Sumsel melakukan studi tiru di dua UPT Pemasyarakatan Jawa Barat, yakni Lapas Kelas IIA Cikarang dan Lapas Kelas I Cirebon.
Kegiatan dimulai dari tanggal 23 - 25 Mei 2022. Kunjungan ini terkait Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Studi tiru tersebut dipimpin langsung oleh Ketia ZI Lapas Banyuasin Yudhi Khairudin. Hal ini dilakukan sebagai upaya Lapas Banyuasin mempelajari perubahan apa saja yang dibangun oleh kedua UPT tersebut sehingga berhasil mendapat predikat WBK/WBBM
Kedatangan Tim ZI Lapas Banyusin tak sendiri, turut juga hadir Tim dari Divisi Pemasyarakaran Kanwil Kemenkumham Sumsel dan jajaran Lapas Kelas IIB Sekayu.
Kunjungan dimulai dari Lapas Cikarang, Kedatangan rombongan tim ZI Lapas Banyuasin disambut hangat oleh Kepala Lapas Veri Johanes beserta jajaran, Senin (23/05).
Ketua ZI Lapas Banyuasin, Yudhi Khairudin mengatakan, Lapas Cikarang sendiri merupakan salah satu UPT di Kanwil Kemenkumham Jawa Barat yang dijuluki Lapas Industri dan pada Tahun 2019 lalu telah meraih Predikat WBK. 
"Lapas Kelas IIA Cikarang ini kami melihat dari penataan bangunan dan fasilitasnya tertata dengan rapi dan indah. Pembangunan Zona Integritas yang meliputi enam area perubahan sangat terlihat mulai dari depan kantor hingga blok hunian. Inovasi yang diciptakan juga dapat menjadi referensi kami untuk diterapkan di Lapas Banyuasin, tentunya disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan yang ada,"ungkapnya. 
Yudhi menambahkan, banyak hal menarik yang dilihat dari inovasi di Lapas Cikarang seperti Lokomotif Pelayanan (Lope) pelayanan informasi dengan lokomotif, Bajaj perpustakaan keliling, ambyar (ambulance pelayanan warna lacika), layanan ekspedisi barang dan makanan (Lebam), hingga Lacika Mobile. 
"dalam pembangunan ZI, tak hanya kelengkapan dokumen dan komitmen pimpinan saja yang dilihat, akan tetapi inovasi layanan yang dibuat harus berorientasi pada kemudahan dan efektivitas pelayanan untuk masyarakat dan warga binaan," tambahnya.
Dihari kedua, Selasa (24/05), kunjungan dilanjutkan ke Kanwil Kemenkumham Jawa Barat. Pada kesempatan itu, Tim ZI Lapas Banyuasin bersama rombongan yang lain mendapat penguatan dari Kakanwil Sudjonggo. Dalam arahannya, ia menjelaskan bahwa dalam membangun ZI ini perencanaan, realisasi dan capaian kinerja harus dioptimalkan.
"dalam membangun Zona Integritas, hal yang perlu diperhatikan adalah Indikator Kinerja Utama harus dicapai secara maksimal. Lalu perhatikan kelengkapan dokumen ERB. Untuk Inovasi yang diciptakan satu saja sudah cukup, tetapi benar-benar dijalankan dengan serius," jelasnya.
Usai menerima pengarahan Kakanwil Kemenkumham Jawa Barat, kunjungan beralih ke Lapas Kelas I Cirebon. Disana juga banyak mempelajari penataan lingkungan dan fasilitas Lapas hingga inovasi dan dokumen-dokumen terkait pembangunan Zona Integritas.
IMG 20220525 WA0008 
Ketua ZI Lapas Banyuasin Kemenkumham Sumsel Yudhi Khairudin mengungkapkan, intinya komitmen dari semua jajaran harus disatukan. Yakni membangun Lapas Banyuasin yang bersih dari Korupsi, mulai dari kinerja hingga pelayanan.
"Melalui kegiatan ini, kami banyak belajar dan menambah wawasan terkait pembangunan Zona Integritas. Selain itu, menambah motivasi untuk terus semangat meraih predikat WBK," ujarnya.
IMG 20220525 WA0006
Cetak