Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba, Lapas Banyuasin Lakukan Tes Urine, Hasilnya Semua Negatif

URIN2Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuasin melakukan kegiatan tes urine kepada 86 Pegawai, Senin (29/11/2021). Kegiatan dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Narkotika Kabupaten Banyuasin.

Kegiatan yang diselenggarakan di aula Lapas ini bertujuan sebagai upaya deteksi dini akan potensi peredaran narkoba didalam  Lapas. Semua pegawai, baik pejabat struktural, staf dan regu jaga dilibatkan tanpa terkecuali.

Tes urine kali ini melibatkan pihak BNK Banyuasin dan dibantu oleh Petugas Klinik Lapas Banyuasin. Alat yang digunakan yakni drug test cup sembilan parameter. Tak butuh waktu yang lama, hanya dalam waktu kurang dari 5 menit, hasil tes sudah dapat diketahui.

Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Ronaldo Devinci Talesa mengatakan, kegiatan ini selalu rutin dilaksanakan per triwulan di Lapas Banyuasin. Bulan ini sudah masuk triwulan ke empat.

“Tes urine ini sudah menjadi rutinitas kita setiap tiga bulan sekali, sekaligus kegiatan ini juga sebagai langkah pencegahan terhadap pegawai agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba. Semua pegawai sebanyak 86 orang kita wajibkan ikut dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

Selain itu, Sekretaris BNK Kabupaten Banyuasin Nanang yudiar menyambut baik pelaksanaan tes urine ini, pihaknya kali ini membawa beberapa stafnya untuk membantu mengawasi proses pelaksanaan hingga validasi hasil tes.

“Kali ini kita membantu mengawasi pelaksanaan tes urine di Lapas Banyuasin. Untuk hasilnya kita akan pantau dari alat tes urine yang sudah disediakan,” pungkasnya.

Adapun hasil dari 86 orang Pegawai yang diambil urinenya kali ini, diketahui bahwa semuanya negatif atau tidak terindikasi mengkonsumsi narkoba. Kedepannya Lapas Banyuasin akan terus melakukan kegiatan tes urine baik secara rutin maupun insidentiil baik terhadap Pegawai maupun WBP.

URIN1URIN1URIN1URIN1URIN1URIN1


Cetak   E-mail