Upacara Peringata Hari Kesaktian Pancasila Lapas Kelas IIA Banyuasin

OOAQ0690

Dalam rangka peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2022, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin menggelar upacara di lapangan Lapas, Sabtu (01/10/2022).

Upacara ini diikuti oleh seluruh Pegawai Lapas Kelas IIA Banyuasin, baik pejabat struktural, staf dan anggota jaga yang lepas piket.

Peringatan Hari kesaktian Pancasila Tahun ini mengusung tema Ayo Bangkit Bergerak Bersama Pancasila. Bertindak selaku inpektur upacara Kalapas Banyuasin Ronaldo Devinci Talesa.

Pada upacara tersebut dibacakan Naskah Ikrar yang  menekankan landasan nilai-nilai luhur ideologi Pancasila untuk memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Ronaldo Devinci Talesa mengatakan, dalam ikrar yang dibacakan pada upacara kali ini mengajak seluruh warga negara untuk bersama - sama membangun semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai - nilai luhur Pancasila, agar bangsa Indonesia dapat memerkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Hari ini merupakan hari bersejarah yang selalu kita peringati sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Di hari besar inilah kita diingatkan kembali untuk mengenang para pahlawan yang gugur dalam aksi G30S PKI pada 30 September 1965 oleh PKI. Untuk itu, kita bersama - sama mendoakan mereka dan meneruskan perjuangan mereka untuk NKRI,” ungkapnya.

XZGJ1702

IMG 34157

Menkumham Yasonna H Laoly Beri Pemahaman Sejak Dini ke Murid SD dan SMP

pers2

Makassar - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly
pagi ini melakukan kunjungan ke Sekolah Dasar Negeri Percontohan PAM di Makassar,
Sulawesi Selatan. Kunjungan ini dilakukan untuk memberikan pemahaman dasar
kepada anak-anak mengenai pentingnya melindungi kekayaan intelektual (KI).

Tidak hanya itu, Yasonna juga mengenal KI kepada sekitar 5 ribu siswa siswi anak
sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di seluruh Indonesia yang
terhubung melalui aplikasi Zoom.

Kepada anak-anak, Yasonna menyebutkan jenis-jenis KI yang dapat dilindungi, seperti
hak cipta, merek, paten, dan desain industri. Di hadapan para siswa siswi, ia
mengatakan bahwa KI harus dilindungi agar tidak dicuri, dijiplak, atau dibajak oleh
orang lain yang tidak bertanggung jawab.

Ia juga mengajak para peserta didik ini untuk menghargai hasil karya orang lain,
dengan tidak meniru atau menyontek karya orang lain. Yasonna berharap seluruh anak
di Indonesia memiliki kemampuan dalam berkreasi dan berinovasi.

"Jangan menyontek, maka adik-adik akan percaya dengan kemampuan sendiri," kata
Yasonna saat berinteraksi dengan anak-anak di SD Negeri Percontohan PAM,
Makassar, Rabu, 28 September 2022.

Ia mengatakan bahwa kekayaan intelektual dapat terus tumbuh dan berkembang,
bahkan dapat meningkatkan kesejahteraan diri, keluarga, bahkan berdampak untuk
meningkatkan perekonomian Indonesia.

"Kemampuan kita berfikir melampaui jauh sekali. Membuat inovasi inovasi itu sangat
menghasilkan secara finansial sampai miliaran rupiah. Maka teruslah berkreasi,
berinovasi," ujar Yasonna.

"Kehadiran kami di sini bersama DJKI Mengajar untuk mengajak adik-adik mulai dari
kecil ini untuk menggunakan kemampuan akalnya untuk berkreasi dan berinovasi,"
lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri kelahiran Sorkam ini juga membagi-bagikan
hadiah kepada anak-anak yang berhasil menjawab pertanyaan kuis seputar kekayaan
intelektual.

Untuk pertama kalinya Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) melalui
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) menggelar kegiatan DJKI Mengajar
yang dilaksanakan secara serentak di 33 Provinsi di Seluruh Indonesia. Adapun
pengajar atau disebut Guru Kekayaan Intelektual (RuKI) yang terlibat sebanyak 346
orang.

Dalam pelaksanaan kegiatan, DJKI bekerja sama dengan seluruh Kantor Wilayah
Kemenkumham di tiap provinsi. Para siswa dan siswi di setiap sekolah yang terpilih
mengikuti sesi pembelajaran dengan para RuKI di masing-masing wilayah.

Sedangkan RuKI terdiri atas pegawai Kemenkumham baik di unit pusat, kantor wilayah,
dan unit pelaksana teknis di seluruh Indonesia. RuKI akan menanamkan pengetahuan
mengenai kekayaan intelektual secara sederhana melalui semangat berkarya dan
berinovasi.

“Kehadiran kami di sini bersama DJKI Mengajar untuk mengajak adik-adik mulai dari
kecil ini untuk menggunakan kemampuan akalnya untuk berkreasi dan berinovasi,” ujar
Yasonna.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Razilu menambahkan, bahwa
semangat terselenggaranya DJKI Mengajar 2022 berangkat dari pemahaman bahwa
sekolah merupakan lembaga pendidikan yang berperan membina dan
mengembangkan minat serta bakat siswanya. Tentunya hal tersebut berkaitan erat
terhadap terciptanya suatu inovasi.

“Melalui program DJKI Mengajar ini, semoga dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini
akan pentingnya pelindungan KI serta meningkatkan semangat pelajar dalam
berinovasi dan berkarya dengan menjunjung tinggi originalitas,” pungkas Razilu.
Di akhir kegiatan, Menkumham Yasonna memberikan 6 penghargaan kepada para
siswa dan siswi berprestasi sebagai bentuk apresiasi bagi para pencipta dan inventor
muda Indonesia.

Penghargaan pertama diberikan kepada Kanaya Tabita, Fathiyah Zahirah, dan Faiqa
Khaira Lubna, murid SMP Telkom Makassar atas inovasinya menciptakan Pelembab
Bibir dari Daging Buah Naga (lip balm).

Penghargaan kedua, berasal dari tiga siswa siswi SMP Telkom Makassar yang berhasil
membuat inovasi Tong Sampah Pintar Edukasi Berbasis IoT (Aplikasi Topi Edu).
Penghargaan ketiga diberikan kepada siswa SD Telkom Makassar, Rayyan Al Gibran
atas kreatifitasnya membuat Desain Baju dari Bahan Daur Ulang/Baran Bekas.

Penghargaan selanjutnya diberikan kepada Maghaly Mugizt, dengan karyanya yaitu
Robot Berbasis Bluetooth.

Kemudian, siswi bernama Addini Naimatunnisa dari SMP Negeri 30 Makassar
mendapat penghargaan atas inovasinya dalam Pemanfaatan Limbah Rumput Laut
untuk Kemasan Plastik Ramah Lingkungan.

Terakhir, Siswa SMP Negeri 6 Makassar bernama Aditya Putra Pratama Zaldy sebagai
penulis fiksi dengan buku ciptaannya “Stand
The Magic Man”.

pers1

Petugas Lapas Banyuasin Ikuti Pelatihan Daktilaskopi

IMG 3364

Petugas Lapas Kelas IIA Banyuasin Kemenkumham Sumsel berkesempatan mempelajari ilmu tentang sidik jari atau daktiloskopi, Rabu (07/09). Bertempat di Ruang Rapat Lapas Banyuasin, Pembelajaran daktiloskopi dipandu oleh Tim dari Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) yang terdiri dari Cut Eva Zoviana, Oky Alifsyah, Dyah Ayu Herawati, Triyuli Hendriyani.

Materi diawali oleh Dyah Ayu Herawati, dalam paparanya, ia menjelaskan tujuan utama Daktilaskopi sebagai usaha - usaha pengenalan dan pencegahan, antara lain pengenalan korban - korban bencana alam, pengenalan mayat tidak dikenal, dan pengesahan (otentifikasi) sesuatu pemilikan dokumen.

“Kegunaan pengambilan sidik jari warga binaan bertujuan untuk digunakan melacak pelaku kejahatan yang belum diketahui secara pasti, akan tetapi ditempat kejadian diketemukan sidik jari laten yang diduga kepunyaan orang yang sudan pernah melakukan kejahatan,” ungkapnya

Lebih lanjut, Dyah menjelaskan secara umum bahwa sidik jari manusia terbagi menjadi tiga sidik umum, yakni tipe arch, loop, dan whorl. 

“Fungsi sidik jari di lingkungan Pemasyarakatan untuk identifikasi warga binaan pemasyarakatan sehingga dapat diketahui jika melakukan pengulangan tindak pidana,” tambahnya.

Sementara itu Kalapas Kelas IIA Banyuasin melalui Kasubbag Tata Usaha, Muhammad Faikar mengatakan bahwa materi tentang Daktilaskopi sangat penting diberikan kepada pegawai Lapas, terutama bagian Subseksi Registrasi yang menangani data sidik jari warga binaan.

“Kita berharap ilmu yang diperoleh nantinya dapat diterapkan dalam merumuskan dan pemutakhiran data sidik jadi bagi warga binaan,” ungkapnya.

Setelah selesai memberikan materi teori, pegawai Lapas Banyuasin diberi kesempatan untuk praktik mengidentifikasi sidik jari. Tampak petugas dengan seksama mengamati cara identifikasi sidik jari oleh tim dari Ditjen AHU.

IMG 3370

IMG 3810

IMG 3361