Hari Raya Waisak, Satu Warga Binaan Lapas Banyuasin Terima Remisi

wai2

Satu orang warga binaan pemasyarakatan beragama budha di Lapas Kelas IIA Banyuasin Kemenkumhan Sumsel mendapatkan remisi khusus di Hari Raya Waisak. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Lapas diwakili oleh Kasubbag Tata Usaha Muhammad Faikar, Senin (16/05/2022).

Pemberian remisi tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Nomor : PAS-675.PK.05.04 Tahun 2022 tentang Pemberian Remisi Khusus Waisak Tahun 2022.

Bertempat di aula Lapas Banyuasin, RK tersebut diberikan kepada warga binaan bernama TA yang merupakan narapidana dengan kasus Pembakaran.

Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Ronaldo Devinci Talesa mengatakan, Remisi Khusus ini diberikan kepada warga binaan buddhist yang telah memenuhi syarat substantif dan administratif.

“satu warga binaan kita mendapatkan Remisi Khusus Hari Raya Keamanaan, memang di Lapas Banyuasin hanya ada satu warga binaan yang beragama budha. Dan satu orang inilah yang kita usulkan untuk mendapatkan remisi. Setelah itu, keluar SK Remisinya sebanyak 1 bulan,” jelasnya.

Ronaldo menambahkan, Ini merupakan tahun pertamanya mendapatkan Remisi Khusus Hari Raya Keagamaan. Apabila di tahun selanjutnya warga binaan yang bersangkutan berkelakukan baik, maka akan terus diusulkan untuk mendapat remisi kembali.

“saya berpesan agar penerima remisi tetap berkelakuan baik selama menjalani sisa masa pidana. Lalu juga harus aktif mengikuti pembinaan. Apabila selama sisa pidana melanggar tata tertib, maka bisa saja hak untuk memperoleh remisi akan dicabut,” tegasnya.

wai1

DWP Lapas Banyuasin Kemenkumham Sumsel Hadiri kegiatan PIPAS, Ini Pesan Kakanwil

dwp 3

Perwakilan Ibu – Ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuasin menghadiri pertemuan rutin Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan, Sabtu (14/05/2022).

Bertempat di aula Kanwil Kemenkumham Sumsel, kegiatan diikuti oleh anggota PIPAS Rayon II yang beranggotakan Ibu – ibu dari UPT Palembang, Banyuasin dan Kayuagung.

Pada pertemuan kali ini dihiasi dengan bazar yang menjual produk – produk hasil buah tangan anggota dharma wanita dan produk – produk warga binaan.

Lapas Kelas IIA Banyuasin sendiri menjual makanan dan oleh – oleh khas Palembang seperti, pempek udang, kerupuk udang, peyek, kerupuk, keripik pedas dan opak.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel. Dalam sambutannya, Harun Sulianto berpesan untuk selalu mensyukuri segala nikmat dan karunia yang telah diberikan Tuhan yang Maha Esa. Selain itu, ia berpesan untuk selalu jaga kesehatan dan terapkan protokol Kesehatan.

“guna menghindari penyebaran  Covid 19 dan Hepatitis, perketat protokol Kesehatan. Jaga pola hidup yang sehat agar imun tubuh kuat,” ujarnya.

Harun menambahkan, setiap anggota PIPAS Sumsel harus memahami tugas sang suami dalam membina orang – orang yang bermasalah dengan hukum. Apalagi yang bekerja dari pagi bahkaan sampai malam. Peran istri sangat penting untuk terus memberi semangat kepada suami,” ungkapnya.

“Saya minta anggota PIPAS harus menjadi pendorong dan memberi semangat untuk para suami agar bekerja dengan baik, selalu menyenangkan suami dan menjaga kehormatan suami.” pesannya.

Selain itu, ketua DWP Lapas Kelas IIA Banyuasin Ny Yossy Herlina Lubis mengungkapkan dirinya sangat mendukung pertemuan PIPAS ini, melalui kegiatan ini dapat memperkuat tali silaturrahmi antar para istri pegawai di lingkungan Kanwil Kemenkumham Sumsel.

“pertemuan ini dapat menyambung tali silaturrahmi dan memperkuat persaudaraan di antara kami,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Divisi Pemasyarakatan kemenkumham sumsel Bambang Haryanto, pembina PIPAS Sumsel, Ny I Gusti Ayu Puti Ari Harun, Ketua PIPAS Sumel Ny Bambang Haryanto  dan para pengurus dan anggota PIPAS Sumsel.