Perayaan Idul Adha 1443 H, Lapas Banyuasin Sembelih 3 Sapi dan 5 Kambing

KURBAN

Lapas Kelas IIA Banyuasin Kemenkumham Sumsel melakukan pemotongan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1443 H, Minggu (10/07/2022). Penyembelihan ini dilakukan usai pelaksanaan shalat Idul Adha berjamaah di Masjid Nurul Hidayah Lapas Kelas IIA Banyuasin.

Kegiatan penyembelihan hewan kurban ini melibatkan beberapa pegawai dan warga binaan Lapas Kelas IIA Banyuasin.

Kalapas Banyuasin, Ronaldo Devinci Talesa menjelaskan, pada Hari Raya Idul Adha tahun 2022 ini, Lapas Banyuasin menyembelih tiga ekor sapi dan lima ekor kambing.

SHALAT ID

Kata dia, daging hewan kurban ini nantinya akan dibagi-bagikan kepada warga binaan untuk dinikmati bersama.

"Tiga ekor sapi yang dipotong merupakan hewan kurban dari Bupati Kabupaten Banyuasin, Bank Syariah Indonesia dan pegawai Lapas Banyuasin Yudhi Khairudin, sedangkan lima ekor kambing berasal dari keluarga besar Lapas Banyuasin, Koperasi Lapas Banyuasin dan Kejaksaan Negeri Banyuasin," pungkasnya.

Ronaldo Devinci Talesa mengungkapkan ucapan terima kasihnya kepada semua pemberi hewan kurban, terutama Bupati Banyuasin, Kejaksaan Negeri Banyuasin, BSI dan stake holder lainnya yang sudah beberapa Tahun ini terus mengirim hewan kurbannya untuk disembelih di Lapas Banyuasin

“Dengan adanya hewan kurban ini, warga binaan penghuni Lapas Banyuasin dapat menikmati daging bersama. Semoga di hari raya ini semua dapat merasakan kegembiraan dan kebahagiaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ronaldo berharap, hubungan baik antar Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Kejaksaan Negeri Banyuasin, Bank Syariah Indonesia dan stake holder lainnya dapat terus berjalan dengan baik, sehingga akan mampu saling bersinergi bersama untuk terus meningkatkan pelayanan.

“Kita sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah memperhatikan warga binaan yang ada di Lapas ini. Semoga hubungan baik ini bisa terjalin terus menerus," ungkapnya.

 

Kunjungan Secara Tatap Muka di Lapas Banyuasin Segera dibuka, Ini Syaratnya

ku1

Berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS-12.HH.01.02 TAHUN 2022 menjelaskan bahwa kunjungan secara tatap muka dan pembinaan yang melibatkan pihak luar akan segera dibuka kembali.

Selasa (05/07), Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Banyuasin Kemenkumham Sumsel Ronaldo Devinci Talesa didampingi Pejabat Struktural melakukan sosialisasi kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terkait perihal tersebut.

Kegiatan yang dilaksanakan di halaman blok Lapas Banyuasin ini diikuti oleh seluruh WBP mulai dari blok A hingga blok B. Kegiatan ini dilakukan guna memastikan pelaksanaan kunjungan tatap muka berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan.

Ronaldo menyampaikan rencananya kunjungan tatap muka di Lapas Banyuasin akan dilaksanakan sesegera mungkin dalam beberapa hari ke depan, menunggu keputusan dari Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel. ia juga menekankan beberapa aturan dan persyaratan yang harus WBP dan keluarga WBP ikuti dan taati.

“kunjungan ini memiliki ketentuan yang harus ditaati, jadi ikuti aturanya dan pastikan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas tetap kondusif,” tegas Kalapas.

Ronaldo menambahkan saat ini jajarannya sedang mempersiapkan alur dan pembagian kunjungan serta memastikan sarana dan prasarana  kunjungan berjalan dengan baik.

“Untuk jadwal kunjungan, persyaratan serta alur kunjungan nantinya akan kami buatkan banner disetiap blok hunian serta akan kami publikasikan di sosial media resmi Lapas Banyuasin agar setiap WBP dan keluarga WBP mengetahui segala aturan dan jadwal kunjunganya,” tambahnya.

Selain itu, Kasi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik Lapas Banyuasin Yudhi Khairudin menjelaskan, terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi di antaranya; pengunjung merupakan Keluarga inti dari warga binaan, Penasihat/kuasa hukum yang dibuktikan dengan surat kuasa, Perwakilan kedutaan besar/konsuler untuk warga binaan warga negara asing, Setiap warga binaan hanya mendapatkan kesempatan menerima kunjungan 1 (satu) kali dalam 1 (satu) minggu pada jam kerja, Pengunjung telah menerima vaksin ketiga yang dibuktikan dengan aplikasi Peduli Lindungi atau sertifikat vaksin, Bagi pengunjung yang belum menerima vaksin secara lengkap, wajib menunjukkan rapid/swab antigen dengan hasil negatif atau surat keterangan tidak dapat menerima vaksin karena alasan kesehatan dari dokter instansi pemerintah, Bagi warga binaan yang belum vaksin dilaksanakan kunjungan secara virtual.

“Segala ketentuan dan persyaratan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS-12.HH.01.02 TAHUN 2022. Untuk saat ini kita masih menunggu keputusan dari Kanwil Kemenkumham Sumsel terkait kapan kunjungan secara tatap muka akan dimulai, yang pasti dalam waktu dekat ini,” ungkapnya.

Perkuat Sinergi, Kalapas Banyuasin Hadiri Tasyarkuran HUT Bhayangkara ke- 76

b1

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banyuasin Kemenkumham Sumsel Ronaldo Devinci Talesa, menghadiri tasyakuran Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-76 di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Banyuasin, Selasa (05/7).

Pada kesempatan tersebut dirinya hadir sekaligus memberikan ucapan Dirgahayu Bhayangkara ke-76 Tahun 2022.

“Sesuai dengan temanya, semoga Polri yang Presisi dapat mewujudkan Indonesia Tangguh - Indonesia Tumbuh dengan mendukung pemulihan ekonomi dan reformasi struktural,” ujarnya.

Kehadiran Kalapas Kelas IIA Banyuasin di acara ini menjadi bukti nyata untuk menjaga sinergi serta meningkatkan rasa kekeluargaan dan soliditas antara Lapas Kelas IIA Banyuasin dengan POLRI

“Semoga sinergi ini bisa meningkatkan koordinasi dan membangun hubungan yang baik untuk saling bekerja sama dalam mendukung kinerja sehari - hari,” ungkapnya.

Acara tasyakuran digelar usai Apel yang laksanakan secara serentak melalui aplikasi Zoom. Acara dibuka dengan sambutan Kepala Polres Banyuasin, AKBP Imam Syafii, dilanjutkan pemotongan tumpeng serta diakhiri dengan doa dan ramah tamah.

b2