Tingkatkan Layanan Idul Fitri, Lapas Banyuasin Perbanyak Fasilitas Kunjungan Online

DUL1

Sampai saat ini Kementerian Hukum dan HAM melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan belum membuka akses kunjungan secara langsung antara masyarakat dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Akan tetapi, meski masih belum dibuka, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin tetap memberikan kesempatan bagi WBP untuk bertemu dengan keluarga melalui Layanan Kunjungan Online melalui video call.

Khusus di hari raya Idul Fitri ini, Lapas Banyuasin telah menambah fasilitas video call beberapa unit komputer untuk layanan video call bagi warga binaannya agar bisa berlebaran secara virtual dengan kerabat mereka.

Suasana haru tampak terlihat dari pengujung yang menggunakan layanan ini karena rasa rindu yang tertahan lagi.

Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Ronaldo Devinci Talesa menyampaikan, semenjak pandemi Covid-19 ini, layanan kunjungan tidak ada diperbolehkan secara tatap muka. Aturan tersebut berlanjut hingga lebaran Idul Fitri 1443 H ini.

"Sesuai dengan ketentuan dari pusat, kunjungan secara tatap muka sampai saat ini masih tidak memperkenankan, masih diitutup kunjungannya," ujarnya.

Ronaldo menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan layanan video call dengan menggunakan beberapa unit komputer untuk kunjungan online.

“Secara teknis, pengunjung terlebih dahulu mendaftarkan diri kepada petugas. Layanan diatur dengan durasi tetentu bagi pengunjung yang melakukan video call dengan keluarganya di dalam,” jelasnya.

Selain itu, surtiah salah satu pengunjung yang menggunakan layanan video call ini merasa sangat senang dengan fasilitas tersebut. Menurutnya, layanan ini sangat bagus sebagai pengganti kunjungan secara langsung yang saat ini masih belum diperbolehkan.

“Saya berterima kasih kepada pihak Lapas Banyuasin yang menyediakan fasilitas ini, semoga dapat ditingkatkan lagi,” ungkapnya.

Idul Fitri 1443 H, 797 Warga Binaan Lapas Banyuasin Terima Remisi

rem5

Sebanyak 797 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin mendapatkan remisi Khusus hari raya idul fitri. Penyerahan remisi secara simbolis dilakukan usai shalat 'Id oleh Kepala Lapas Ronaldo Devinci Talesa, Senin (02/04).

Mengawali sambutannya, Ronaldo mengucapkan selamat Idul Fitri 1443 H kepada seluruh warga binaan dan petugas yang hadir. Kemudian ia menjelaskan jumlah warga binaan yang ada di lapas Banyuasin saat ini berjumlah 1337 orang yang terdiri dari 1148 narapidana dan 189 tahanan.

"warga binaan yang menerima SK Remisi Khusus I (RK I) berjumlah 776 dan Remisi Khusus II (RK II) atau langsung bebas berjumlah 11 orang. Namun khusus RK II hanya 9 orang yang langsung bebas, sementara 2 orang lainnya masih harus menjalani subsidair. Jadi total yang mendapat remisi berjumlah 797 orang," jelasnya.

Lebih lanjut Ronaldo menambahkan, rincian besaran remisi yang diterima warga binaan baik RK I maupun RK II yakni besaran remisi 15 hari sebanyak 198 orang. besaran remisi 1 Bulan sebanyak 495 orang. kemudian remisi 1 bulan 15 hari sebanyak 84 orang dan remisi 2 bulan sebanyak 10 orang.

"Tahun ini terdapat 9 orang narapidana yang mendapatkan remisi khusus Idul Fitri yang langsung bebas (RK II), karena dengan pemberian remisi tersebut masa pidananya habis," Ujarnya

Sementara pelaksanaan sholat 'Id sendiri berjalan dengan lancar dan aman. Imam dan Khatib didatangkan langsung dari MUI Kabupaten Banyuasin.

rem2

Lapas Banyuasin Kemenkumham Sumsel Ikuti Apel Kesiapan Pengamanan dengan Sekjen Kemenkumham

apeleb1

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin beserta jajaran mengikuti Apel Kesiapan Pengamanan dan Pelepasan Mudik Bareng Kemenkumham Tahun 2022, Kamis (28/04/2022).

Apel dipimpin langsung oleh Sekretaris Jendral (Sekjen) Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Andap budhi Revianto.

Mengawali amanatnya, Andap Budhi Revianto memberikan ucapan belasungkawa atas wafatnya tujuh orang pegawai di Kementrian Hukum dan HAM.

“Keluarga besar Kementerian Hukum dan HAM mengucapkan belasungkawan atas meninggalnya teman - teman kita ASN Kementerian Hukum dan HAM. Semoga Tuhan menerima semua amal ibadah mereka,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Andap Budhi Revianto menyampaikan lima pesannya dalam menghadapi mudik lebaran agar berjalan maksimal.

“Lima hal yang perlu diperhatikan untuk menghadapi lebaran ini, pertama pahami pedoman implementasi dengan baik, kedua Prokes ketat dan disiplin jangan kendor, ketiga tugas pengamanan dan pelayanan baik dan tanpa cela, keempat Jaga kesehatan, keamanan, kondusifitas, dan masyarakat terlayani dengan baik, kelima selamat hari raya idul fitri,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut,Kepala Lapas Kelas llA Banyuasin Ronaldo Devinci Talesa mengatakan akan melaksanakan semua arahan dari Sekjen tersebut.

"Kami seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Banyuasin siap untuk mematuhi seluruh amanat dari Pak Sekjen,” tegasnya.

apeleb3